Penyebab Kanker Kolon

Penyebab kanker itu tidak hanya terjadi dalam sehari dua hari saja, melainkan terakumulasi dalam tubuh selama bertahun-tahun. Penyebab kanker kolorektal hingga saat ini belum diketahui pasti. Namun, ada beberapa faktor risiko yang meningkatkan terjadinya kanker kolorektal, sebagai berikut :

1. Usia

Statistik menunjukkan bahwa 90 % dari penderita kanker usus besar adalah golongan orang tua (berusia diatas 50 tahun).

2. Riwayat polip usus

Orang-orang yang sering mengalami polip usus lebih besar memiliki risiko untuk terkena kanker kolorektal.

3. Riwayat penyakit usus

Orang-orang yang menderita penyakit inflamasi usus, seperti ulcerative colitis atau penyakit Crohn (kanker usus) berisiko lebih besar terkena kanker kolorektal.

4. Riwayat keluarga terkena kanker kolorektal

Jika anda memiliki keluarga dekat (orang tua, saudara atau aak-anak) yang telah menderita kanker, maka risiko anda terkena kanker akan meningkat.

Posted in Kanker Colon | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyebab Kanker Colon

Penyebab Kanker Colon – Kanker colon merupakan jenis kanker usus besar yang paling umum terjadi. adanya masalah kesehatan usus bisa menyebabkan kanker colon akan dialami, jika sudah berlangsung jangka panjang. Penyakit kanker colon akan menyebabkan gangguan pada pencernaan, karena usus merupakan organ pencernaan juga. bagian usus yang paling sering menderita penyakit kanker yaitu pada bagian usus besar, bagian usus yang paling akhir untuk mengubah tekstur makanan yang telah di cerna menjadi kotoran atau feses untuk di buang keluar tubuh. kanker colon akan bisa dialami akibat dari usus yang memiliki polip karena sudah semakin lama dan semakin parah oleh karena itu bisa menyebabkan perubahan sel di dalam usus menjadi tidak normal dan menjadi penyakit kanker colon. Kanker colon banyaknya dialami oleh orang di usia lanjut atau usia tua, yang bisa dialami karena gaya hidup di usia mudanya. Kanker colon lebih banyak dialami oleh orang tua juga karena disebabkan oleh pertumbuhan sel kanker colon lebih lambat.

kanker colon

kanker colon

Penyakit kanker colon juga sulit untuk diketahui dengan cepat, karena kanker colon menimbulkan gejalanya hanya pada tahap lanjut, di tahap yang awal kanker colon akan jarang menunjukan gejala sehingga penderita kanker colon akan lebih sulit untuk mengetahui kondisi yang sedang dialami. dan apabila sudah mulai muncul kanker colon, maka gejalanya akan menyebabkan perubahan pada feses saat buang air besar. perubahan pada feses yang akan menyebabkan feses yang dikeluarkan bentuknya akan berubah, bentuk feses akan runcing jika diperhatikan. Akibat dari kanker colon juga bisa menyebabkan penderitanya akan sering merasakan sakit perut akibat dari usus besar yang memiliki sel kanker.

Selain itu siklus buang air besar juga akan berubah, perubahan di pola buang air besar dialami pada saat sel kanker sudah semakin parah dan bisa menyebar ke bagian rektum juga. buang air besar bisa lebih lama atau pun lebih sering seperti sembelit dan penyakit diare yang akan menyebabkan perubahan pola buang air besar.

Penyebab Kanker Colon

Kanker colon bisa mengakibatkan penderitanya akan mengalami tidak enak badan atau pun mengalami badang yang sering lemas dan lemah. Gejalanya juga akan menyebabkan penderitanya akan turun berat badannya, karena di sebabkan oleh gangguan pencernaan yang membuat penderitanya juga akan kehilangan nafsu makan. Semua gejala kanker colon bisa dalami karena ada pemicunya. Pemicu dari kanker colon tidak lain karena di sebabkan oleh penyebab kanker colon. Berikut ini beberapa penyebab kanker colon :

  • Genetik, penyebab kanker colon bisa dialami karena di sebabkan oleh faktor genetik. Ada keluarga yang menderita penyakit kanker colon bisa menyebabkan penyakit kanker colon dialami lagi oleh anggota keluarga yang lainnya apabila memiliki unsur gen yang sama. Oleh karena itu ada istilah penyakit keturunan karena dipengaruhi oleh gen yang di miliki.
  • Usia, tidak hanya bisa di sebabkan oleh usia saja, tetapi penyebab kanker colon juga bisa dialami karena di sebabkan oleh usia. Usia yang lebih tua lebih besar potensi atau risiko untuk menderita penyakit kanker colon, karena disebabkan oleh penurunan fungsi organ tubuh yang semakin melemah di usia yang semakin bertambah tua.
  • Polip, penyebab kanker colon bisa dikarenakan oleh susu besar memiliki polip. Polip bisa ada di usus dan bukan hanya ada di bagian hidung yang menyebabkan penyakit polip hidung, karena polip usus yang dibiarkan terlalu lama sehingga kondisi tersebut yang bisa menyebabkan penyakit kanker colon.
  • Penyakit usus, inflamasi pada usus yang merupakan gangguan kesehatan usus juga bisa menjadi penyebab kanker colon apabila kondisinya sudah semakin lama dan terlalu sering.
  • Makanan, makanan yang terlalu sulit dicerna bisa menyebabkan gangguan pencernaan, karena pencernaan terlalu dipaksakan untuk mencerna makanan dengan baik. maka dari itu makanan bisa menjadi penyebab kanker colon apabila makanan kurang serat atau pun makanan yang sulit di cerna.

Pengobatan Kanker Colon

Pengobatan kanker colon untuk menyembuhkan kanker colon bisa dilakukan karena pertumbuhan atau perkembangan kanker colon yang begitu lambat masih bisa diselamatkan. Untuk melakukan pengobatan di butuhkan pemeriksaan terlebih dahulu, pemeriksaan bisa dengan memeriksa feses untuk menemukan darah, dan setelahnya melakukan pemeriksaan dengan memasukkan suatu alat ke dalam usus besar untuk mengetahui kondisi colon atau susu besar yang memiliki sel kanker, dan beberapa tahapan lagi untuk mengetahui keadaan usus besar.

Jika telah dinyatakan positif menderita penyakit kanker colon maka yang akan dilakukan yaitu pengobatan. Pengobatan bisa di dengan melakukan pembedahan atau operasi usus besar. operasi usus untuk membantu menyembuhkan kanker colon dilakukan jika melakukan pengobatan secara medis beda halnya dengan melakukan pengobatan kanker colon secara tradisional, maka pengobatan dilakukan dengan menggunakan obat herbal sehingga akan membantu menyembuhkan tanpa melakukan operasi pembedahan. Agar proses penyembuhan kanker colon lebih cepat maka yang bisa dilakukan yaitu dengan menjaga asupan makanan yang mudah di cerna, dan makanan yang bertekstur lunak sehingga organ pencernaan kerjanya akan lebih ringan.

Penyebab Kanker Colon

Posted in Kanker Colon | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Kanker Colon

Gejala Kanker Colon – Tubuh memiliki organ pencernaan yang tugasnya untuk menyerap makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. membutuhkan beberapa tahap untuk mencerna makanan dengan baik, karena makanan akan melawati beberapa organ pencernaan yang fungsinya berbeda beda. Awalnya masuknya makanan akan ke lambung, dan setelahnya ke usus, dan bagian usus pun juga ada beberapa, seperti usus kecil dan usus besar lalu ke pembuangan terakhir yaitu anus. Masuknya makanan ke usus yang pertama kali ke bagian usus kecil agar kandungan nutrisinya dapat di serap dengan baik, dan setelahnya baru ke usus besar yang fungsinya untuk menyerap air dan mengubahnya menjadi feses yang padat agar dapat di buang ke luar tubuh. prosesnya akan berlanjut terus seperti itu setiap harinya apabila ada makanan yang masuk ke dalam pencernaan. Namun, ada masalah penyakit yang dapat menyerang organ pencernaan ialah kanker colon. Kanker colon penyakit kanker yang dialami oleh bagian usus besar atau bagian usus setelah usus kecil.

kanker usus

kanker usus

Usus besar atau colon dapat dapat memiliki memiliki sel kanker karena di sebabkan oleh ada sel yang tidak normal di dalam usus besar sehingga mengakibatkan kanker colon. Kanker colon ada pada awalnya bisa di sebabkan oleh polip. Ada polip di usus besar dapat mengakibatkan penyakit kanker colon. Polip di dalam usus besar yang semakin lama di diamkan lama kelamaan dapat berkembang menjadi sel kanker. Polip bisa berada di lapisan dalam usus besar atau colon sehingga nantinya sel kanker colon dapat berada di lapisan usus besar. selain adanya polip di usus besar penyakit kanker colon bisa di sebabkan oleh penyakit usus yang lainnya juga yang pernah dialami. penyakit usus yang parah atau pun kronis bisa mengakibatkan penyakit kanker colon juga sebagai pemicunya. Seperti misalnya usus yang mengalami inflamasi juga bagian dari kanker colon yang lama kelamaan akan mengakibatkan sel kanker colon tumbuh. Usia juga dapat mempengaruhi terjadinya kanker colon atau di usus besar.

Gejala Kanker Colon

Kanker colon dapat di miliki karena di sebabkan oleh polip, penyakit yang pernah dialami oleh organ pencernaan pada sebelumnya. Selain itu pula, penyakit kanker colon dapat dialami karena di sebabkan oleh anggota keluarga yang lebih dulu atau pernah mengalami kanker colon pada saat sebelumnya maka dar itu keturunannya juga memiliki potensi untuk menderita penyakit kanker colon juga. karena di sebabkan oleh gen yang ada di dalam tubuh tidak jauh berbeda maka dari itu lebih hati hati apabila ada keluarga yang pernah mengalami kanker juga. penyakit kanker colon sebagian besar juga akan mengakibatkan bagian rektum ikut mengalaminya juga karena jarak yang hanya 6 inci atau sangat dekat.

Ada beberapa tahapan dari penyakit kanker colon yang dapat terjadi, yaitu dari tahap 0 – 4, tahapan tersebut di bedakan berdasarkan sel sel kanker yang ditemukan. Apabila sel kanker yang di bagian lapisan dalam colon berarti berada di tahap 0. Tahapan 1  sel kanker colon bukan hanya di dalam lagi, melainkan sudah mencapai dinding dalam colon hingga rektum. Tahapan 2, tahap ini sel kanker sudah banyak atau sudah menyebar ke jaringan tubuh sekitarnya. Tahan 3, sel kanker telah menyebar luas hingga ke kelenjar getah bening. Dan tahapan paling parah atau tahapan paling akhir bagian sel kanker bisa menyebar ke organ tubuh yang lainnya. Penyakit kanker colon memang berembang lambat tidak seperti kanker yang lainnya namun akan lebih baik jika penyakit kanker colon segera diatasi apabila mulai ada gejala kanker colon yang telah muncul. Karena pada saat berkembangnya sel kanker maka dibarengi juga dengan munculnya gejala kanker colon. Seperti di bawah ini beberapa gejala kanker colon :

  • Perbubahan pola bab

Adanya sel kanker di dalam colon atau di usus besar maka akan menimbulkan perubahan pada tubuh. salah satu perubahan yang bisa terjadi karena di sebabkan oleh kanker usus besar atau colon ialah perbuahan pola bab. Pola bab yang seharusnya satu kali dalam sehari maka bisa lebih seperti penyakit diare, kanker colon bisa mengakibatkan buang air besar terus menerus. Atau juga bisa kebalikannya yang akan mengakibatkan, sehingga gejala kanker colon dapat mengubah pola bab yang normal.

  • Sakit perut

Di saat mulai tumbuh sel kanker di dalam usus besar maka gejala kanker colon yang akan di rasakan yaitu sakit perut. Adanya sel kanker di dinding usus besar dan rektum dapat mengakibatkan perut yang sering merasakan sakit sehingga mengganggu berbagai aktivitas yang ingin di lakukan.

  • Perubahan feses

Gejala kanker colon selain akan menyebabkan penderitanya sakit perut juga akan mengalami perubahan feses atau tinja yang dikeluarkan. Bentuk tinja yang dikeluarkan dari penderita kanker colon akan lebih runcing.

  • Penurnan berat badan

Ketika sel kanker berkembang di dalam usus, maka gejala kanker colon bisa mengakibatkan perubahan berat badan pada penderitanya yang semakin menurun.

Gejala Kanker Colon

Posted in Kanker Colon | Tagged , , , , | Leave a comment

Kanker Usus Besar Atau Colon

Kanker usus besar atau colon merupakan kanker yang berhubungan degan rectum atau kolon. Kanker jenis ini diduga akan mengalami peningkatan pada tahun-tahun selanjutnya. Biasanya masalah kanker usus besar atau colon ini berhubungan dengan pola hidup manusia yang tidak sehat, terutama adalah pola makan. Makanan yang dikonsumsi dewasa ini  adalah makanan yang berbentuk junk food. Keterlambatan dalam mengatasi dan menangani masalah penyakit kanker colon ini akan menyebabkan tumor yang terhambat. Jika resiko dari terjadinya masalah ini bisa segera diatasi maka perkembangan dari penyakitnya akan lebih mudah untuk ditangulangi dan penyebarannya juga akan menjadi lebih lambat.

x3a6xg

Penyebab dari penyakit kanker usus besar atau colon hingga saat ini belum diketahui secara pasti, namun terdapat beberapa pemicu atau faktor resiko yang menjadi penyebabnya. Salah satu penyebabnya adalah faktor makanan yang dikonsumsi yang mengandung lemak hewan yang tinggi, serat yang tidak dikonsumsi atau rendah serat dan juga bakteri yang berinteraksi dalam kolon dengan makanan dan asam empedu.

Faktor resiko dari penyakit kanker usus besar atau colon tersebut kemudian lama kelamaan akan memproduksi bahan karsinogenik yang kemudian akan memicu terjadinya penyakit kanker colon.  Dan selain itu juga terdapat beberapa dari pemicu terjadinya kanker colon misalnya adalah usia yang berada diatas 40 tahun, dan pernah mengalami masalah pencernaan, salah satu anggota keluarganya ada yang menderita penyakit kanker colon, mengalami poliposis.

Gejala yang ditimbulkan dari penyakit kanker usus besar atau colon biasanya bergantung dari lokasi atau lingkungan, perilaku biologic, dan juga stadium dari penyakit tumor. Dan pada umumnya, pertumbuhan tumor yang ada pada sisi kanan dan juga kiri yang terdapat pada kolon akan menunjukkan suatu gejala yang agak berbeda. Penyakit kanker colon ini bisa dicegah dengan cara merubah pola hidup dan gaya hidup Anda. Perubahan dalam mengonsumsi makanan dan porsi makanan yang harus diubah, cobalah untukk menaruh menu makanan yang mengandung serat dalam menu makanan sehari-hari Anda, dan melakukan olahraga teratur serta mengonsumsi air putih sebanyak 2 liter dalam sehari.

Posted in Kanker Colon | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kanker Kolon

Penyakit kanker kolon atau karsinoma kolrektal berkaitan dengan kolon dan rektum. Kanker jenis ini diduga kan semakin meningkat pada tahun-tahun mendatang, ini berhubungan dengan pola makan modern yang tidak sehat, seperti makanan siap saji yang berlemak tinggi. Sebagian besar (sekitar 90%) dari karsinoma kolekteral merupakan adrenokarsinoma (neoplasma ganas dari kelenjar). Jika terlambat ditangangi akan membuat usus tersumbat tumir. Padahal kanker jolon berpotensi untuk diobati dan dihambat perkembangannya jika ditanggulangi lebih dini karena cenderung menyebar secara lamban dan terlokalisir untuk waktu yang lama.

Penyebab penyakit kanker kolon belum diketahui secara pasti, tetapi ada korelasi dengan faktor makanan yang mengandung lemak hewan tinggi, kadar serat yang rendah, serta adanya interaksi antara bakteri di dalam kolon dengan asam empedu dan makanan. Faktor-faktor tersebut akan memproduksi bahan karsinogenik yang miemicu kanker kolon. Selain itu, ada beberapa faktor resiko tinggi terkena kanker kolon.

Berikut beberapa faktor resiko tersebut:

  • Umur lebih dari 40 tahun dan memiliki riwayat gangguan pencernaan.
  • Ada salah satu keluarga yang menderita karsinoma kolon.
  • Kolitis ulseratif.
  • Menderita poliposisi atau ada keluarga yang menderita poliposisi (multiple polip dalam kolon).

Gejala atau simtom dari penyakit kanker colon tergantung pada lokasi, perilaku biologik, dan stadium tumor. Pada umumnya, pertumbuhan tumor pada sisi kanan dan kiri kolon menunjukkan gejala agak berbeda. Tumor pada sebelah kiri kolon menunjukkan gejala terblokirnya usus pada taraf permulaan, yaitu pendarahan pada rektum, rasa kenyang atau kram lambung, sembelit (susah buang air besar), dan diare silih berganti, feses bercampur lendir dan parah adanya tekanan pada rektum, dan sakit di perut kiri bagian bawah.

Pada stadium lanjut, penyakit kanker kolon membuat nafsu makan berkurang, berat badan semakin menurun, darah dalam feses berkurang, warna feses menjadi hitam bercampur darah, dan adanya mukus. Tumor pada sebelah kanan menunjukkan gejala seperti feses berwarna hitam, anemia, dan kram lambung. Pada perkembangannya menunjukkan gejala lelah, sesak napas waktu bekerja, vertigo, tidak nafsu makan, berat badan turun, muntah, kadang mengalami diare atau sembelit.

Posted in Kanker Colon | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Mencegah Kanker Kolon

Kondisi usus yang kotor adalah satu penyebab kanker kolon. Tumpukan sisa makanan yang menempel di dinding usus dapat membuat keracunan di usus besar (intensital toxemia). Bila terjadi sumbatan di saluran pembuangan, kotoran akan membusuk dan mengahilkan gas beracun. Gas mudah terserap melalui pori-pori halus pada dinding usus, mengalir dalam darah, masuk ke sel tubuh dan menyebabkan penyakit.

Resiko besar terutama pada peminum alkohol, karena usus mengubah alkohol menjadi asetilaldehida yang meningkatkan resiko kanker kolon. Membersihkan detoks/ usus besar dengan cuci usus dapat dilakukan dengan metode hydrotherapy atau memasukkan air melewati dubur. Tapi jangan terlalu sering, karena bisa merusak lapisan mukosa usus dan menyebabkan usus teritasi. Kanker usus besar bisa dicegah. Mengonsumsi banyak lemak akan memicu terbentuknya asam empedu lebih banyak untuk meng-counter lemak tersebut. Asam empedu ini bisa mengiritasi usus.

Buah dan sayur mengandung probiotik yang membantu pemulihan proses metabolisme dan menstabilkan hormon. Buah dan dayur juga memberi nutrisi yang berperan dalam mem[erbaiki daya tahan tubuh . Kandungan lain yang berupa serat, akan mengikat sisan makanan dan membuat feses lebih berat sehingga gampang dibuang. Serat yang tidak larut air berbentuk selulosa, hemiselulosa yang berasal dari dinding tanaman, dan lignin yang adalah salah satu senyawa tanaman.

Selulosa dan hemiselulosa berperan dalam proses antikonstipasi. dan dilambung ingin diubah oleh mikroba usus menjadi enterolatone dan enterodiol, yakni senyawa antikanker, antibakteri, antijamur, dan antivirus. Penelitian menunjukkan, konsumsi buah dan saur sehari 4 kali dapat menurunkan resiko kanker payudara.spirulina

Sayur dan buah yang dapat digunakan untuk detoksifikasi antaranya gandum, jagung, wortel, yang mengandung betakoraten, seledri, selada air, bayam, parsley, kedelai, strawberry, pepaya, oatmeal, spirulina dan jeruk.

Posted in Kanker Colon | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Mencegah Kanker Colon

Mengonsumsi makanan yang enak, manis, lezat, secara berlebihan bisa menjadi “harimau” didalam tubuh. Hal yang membahayakan kesehatan itu, umumnya tidak kita sadari. Antara lain karena tidak menimbulkan gejala, dan tahu-tahu setelah sekian tahun berlalu sel kanker telah merebak. Seperti diketahui, sel kanker membelah diri 2-6 minggu. Dapat dibayangkan, betapa banyak jumlah sel kanker setelah sekian tahun. Dalam kanker yang sebesar buah anggur, ada sekitar satu milyar sel kanker.

Akibat pola makan yang kurang baik, organ-organ utbuh di saluran pencernaan menjadi sasaran utama penyakit kanker. Kanker bisa muncul disepanjang saluran cerna, muali dari mulut, tenggorokan, lambung, usus halus, pankreas, hati, sampai usus besar.

Kanker saluran cerna merupakan kaner yang dipengaruhi lingkungan dan gaya hidup. Dengan kata lain, kanker ini sebenarnya dapat dicegah. Masalahnya banyak diantara kita yang menjaga kesehatan saluran cerna agar bisa menjadi benteng yang kuat, dan dapat menahan serangan berbagai zat asing yang masuk melalui makanan.

Usus kita adalah tempat berkolonu yang nyaman bagi bakteri. Dalam keadaan normal, bakteri yang tidak menyerang dan tidak membuat racun (bakteri baik atau probiotik) menjaga keseimbangan populasinya dengan populasi bkateri jahat, yang dapat menganggu kesehatan. Makanan tinggi puloa, berbahan awet dan berlemak yang kita konsumsi dapat mengurangi populasi probiotik. Akibatnya, populasi bakteri jahat meningkat. Timbul gejala seperti diare dan sembelit.

Jika keadaan ini diberikan berkepanjangan, saluran pencernaan akan melemah, sembelit membuat racun di usus tertahan di usus besar dan menempel disana. Lama kelamaan, hal itu bisa merusak sel-sel usus dan memicu pertumbuhan sel kanker.

 

 

Posted in Kanker Colon, Uncategorized | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Tanda Tanda Kanker Colon

Kanker usus besar adalah kanker yang hanya menyerang daerah usus besar sampai dengan dubur. Perkembangan kanker ini sangat lambat, sehingga sering diabaikan oleh penderita. Pada stadium dini, sering kali tidak ada keluhan dan tidak ada rasa sakit yang berat.

Umumnya, penderita datang ke dokter setelah timbul rasa sakit yang berlebihan sudah pada stadium lanjut, sehingga sulit diobati. Presentase terbesar serangan kanker ini adalah daerah rektum yaitu sekitar 56,8 %, dubur sekitar 3,7 %, usus besar sekitar 35,3 % dan sekum sekitar 4,2 %.


Skema kanker kolon mulai dari stadium I-III

Gejala yang timbul pada tiap stadium berbeda-beda. Tanda-tanda tersebut sebagai berikut :

1. Gejala saat stadium dini di antaranya feses yang bercampur darah dan lendir (bloody stool), serta kebiasaan buang air besar yang berubah-ubah, kadang-kadang feses sangat encer dan kadang-kadang sulit buang air besar.

2. Gejala saat stadium lanjut sebagai berikut :

– Perut terasa nyeri, kembung dan tegang

– Kadang-kadang jika diraba terasa adanya tonjolan pada perut.

– Nafsu makan menurun

– Keluar darah dari dubur

– Tanda-tanda adanya penyempitan dan penyumbatan dari usus besar-dubur seperti susah buang air besar.

Posted in Kanker Colon | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Kanker Colon

Kanker ini berkaitan dengan kolon (usus besar) dan rektum (dubur/anus). Kanker usus besar berhubungan dengan pola makan modern yang tidak sehat. Kanker usus besar cenderung menyebar secara lamban sehingga jika ditanggulangi secara dini dapat mencegah akibat yang lebih buruk.

Penyebabnya belum diketahui secara pasti, tetapi ada korelasi dengan makanan yang mengandung kadar lemak hewan tinggi, kadar serat yang rendah, serta daya interaksi antara bakteri di dalam kolon dengan asam empedu dan makanan.

Kanker kolon atau yang lebih dikenal sebagai kanker usus yang telah memasuki stadium lanjut dapat diobati dengan berbagai jenis pengobatan medis yang umumnya dilakukan untuk semua jenis kanker. Umumnya kemoterapi dan terapi dilakukan pada penderita kanker stadium 2.

1. Kemoterapi

Tubuh manusia terdiri dari jutaan sel. Sel dalam tubuh kemudian membelah diri dan berkembang sesuai yang dibutuhkan tubuh. Apabila sel terus tumbuh dan berkembang lebih dari yang dibutuhkan maka akan terbentuk sel tidak normal dan meningkatkan pertumbuhan massa yang disebut tumor.

Obat-obatan yang digunakan dalam kemoterapi berfungsi sebagai penghenti sel yang berkembang dengan cepat. Selama masa kemoterapi akan berefek pada sel rambut yang akan mengakibatkan kerontokan rambut. Namun kerontokan akan hilang ketika kemoterapi selesai. Dokter menyarankan untuk melakukan kemoterapi pada penderita kanker usus stadium 2 guna mencegah dan memperkecil risiko dari perkembangan kanker berlanjut.

2. Terapi radiasi

Terapi radiasi dilakukan dengan memanfaatkan energi sinar tertentu untuk memperkecil ukuran tumor atau menghilangkan sel kanker. Terapi radiasi bekerja dengan cara merusak DNA sel kanker, namun terapi radiasi ini akan merusak sel kanker yang sehat. Hal ini terjadi karena sel kanker yang sehat memiliki tingkat sensitifitas yang cukup tinggi terhadap terapi radiasi atau penyinaran dan sel kanker yang rusak akan mengalami kematian saat dilakukan terapi. Terapi radiasi atau penyinaran memiliki 2 jenis, yakni radiasi eksternal dan radiasi internal disebut juga dengan brakhiterapi. Namun, kanker usus umumnya menggunakan terapi radiasi eksternal dibanding dengan terapi radiasi internal.

Posted in Kanker Colon | Tagged , , , , , , , | Leave a comment